Bekasi Pecahkan Rekor MURI GEMMA Qur’an, Disebut Pertama di Dunia
KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui kegiatan GEMMA Qur’an, Gerakan Membaca dan Menulis Al-Qur’an, yang digelar di GOR Bang Yan pada Jumat pagi (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-29 Kota Bekasi sekaligus momentum Nuzulul Qur’an 1447 H.
Acara yang digagas Pemerintah Kota Bekasi ini melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Sebanyak 1.216 peserta dari sekolah lansia mengikuti penulisan mushaf Al-Qur’an secara bersama di lokasi acara. Sementara itu, sekitar 8.100 siswa kelas 4, 5, dan 6 SD se-Kota Bekasi turut berpartisipasi secara daring dari sekolah masing-masing.
Kolaborasi lintas generasi tersebut menjadikan kegiatan GEMMA Qur’an tidak hanya sebagai peringatan religius, tetapi juga gerakan edukatif yang mempertemukan generasi muda dengan generasi lansia dalam aktivitas menulis dan membaca Al-Qur’an.
Direktur Operasional Museum Rekor Indonesia (MURI) Yusuf Ngadri menyebut kegiatan ini sebagai sesuatu yang sangat istimewa. Dalam wawancara eksklusif usai acara dengan Hallo Bekasi, ia menyatakan bahwa konsep yang dilakukan Kota Bekasi belum pernah tercatat sebelumnya.
Menurutnya, kegiatan penulisan mushaf Al-Qur’an yang melibatkan ribuan peserta lintas generasi secara serentak, baik langsung maupun daring, menjadi rekor baru yang tercatat di MURI dan bahkan sebagai yang pertama di dunia.
Keberhasilan pemecahan rekor ini menjadi salah satu penanda bahwa peringatan Hari Jadi Kota Bekasi tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga gerakan yang memiliki pesan spiritual dan edukatif bagi masyarakat.
Melalui GEMMA Qur’an, Pemerintah Kota Bekasi ingin mendorong masyarakat semakin dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus memperkuat fondasi karakter generasi muda di tengah perkembangan kota yang terus tumbuh.

Posting Komentar untuk " Bekasi Pecahkan Rekor MURI GEMMA Qur’an, Disebut Pertama di Dunia"