Mudik Memuncak, Tol Jakarta–Cikampek Tersendat: Antrean Kendaraan Capai 37 Kilometer

BEKASI— Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa signifikan pada Rabu (18/3) dini hari. Ruas Tol Jakarta–Cikampek arah Jawa Tengah dipadati kendaraan hingga menyebabkan antrean panjang mencapai sekitar 37 kilometer.

Pantauan CCTV dari laman resmi mudik.pu.go.id pada pukul 00.11 WIB menunjukkan kepadatan terjadi sejak KM 14 hingga KM 51. Arus lalu lintas masih bergerak, namun dalam kecepatan rendah akibat tingginya volume kendaraan yang melintas.

Kondisi ini bertepatan dengan prediksi puncak mudik yang jatuh pada hari tersebut. Selain lonjakan jumlah pemudik, kendala teknis di akses jalur contraflow sekitar KM 47 turut memperlambat distribusi arus kendaraan.

Sebagai langkah penanganan, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama kepolisian memperpanjang skema contraflow hingga KM 70 arah Cikampek sejak Selasa malam (17/3) pukul 22.05 WIB. Kebijakan ini diambil untuk memperlancar arus kendaraan yang terus meningkat.

Meski upaya rekayasa lalu lintas telah dilakukan, kepadatan masih belum sepenuhnya terurai hingga dini hari. Pemudik diimbau untuk tetap berhati-hati dan menyesuaikan rencana perjalanan.

Pengelola tol juga mengingatkan pentingnya kesiapan sebelum berangkat, termasuk memastikan kondisi kendaraan, kecukupan saldo uang elektronik, serta bahan bakar. Membawa bekal makanan dan minuman juga disarankan guna menghindari antrean di rest area.

Pemantauan informasi lalu lintas secara berkala dinilai krusial agar masyarakat dapat memilih waktu perjalanan yang lebih tepat dan mengurangi risiko terjebak kemacetan panjang.

Posting Komentar untuk " Mudik Memuncak, Tol Jakarta–Cikampek Tersendat: Antrean Kendaraan Capai 37 Kilometer"