Antisipasi Dini, Bekasi Gencarkan CUC Campak hingga April 2026
Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Jawa Barat, menggencarkan pelaksanaan Catch Up Campaign (CUC) Campak sebagai langkah strategis untuk menutup kesenjangan cakupan imunisasi sekaligus memperkuat kekebalan kelompok di masyarakat. Program ini menyasar anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi campak secara lengkap maupun yang sama sekali belum terjangkau layanan imunisasi sebelumnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan saat ini adalah CUC, bukan Outbreak Response Immunization (ORI). Menurutnya, pelaksanaan ORI biasanya dilakukan dalam kondisi darurat ketika suatu penyakit telah dinyatakan sebagai kejadian luar biasa. “Untuk saat ini Kota Bekasi melakukan CUC, bukan ORI, karena belum ada indikasi kejadian luar biasa terkait campak,” ujarnya di Kota Bekasi pada Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan, ORI merupakan upaya respons cepat yang dilakukan ketika terjadi lonjakan kasus, dengan pemberian imunisasi MR secara massal tanpa melihat status imunisasi sebelumnya. Tujuannya adalah menghentikan penyebaran penyakit dalam waktu singkat. Sementara itu, CUC lebih bersifat preventif, yakni mengejar ketertinggalan cakupan imunisasi agar tidak terjadi potensi wabah di kemudian hari.
Program CUC Campak di Kota Bekasi telah dimulai sejak awal pekan kedua Maret dan dijadwalkan berlangsung hingga 12 April 2026. Pelaksanaannya beriringan dengan program “Sepekan Mengejar Imunisasi” atau Penari, yang menjadi bagian dari rangkaian Pekan Imunisasi Dunia tahun ini.
Melalui upaya ini, Dinas Kesehatan berharap tingkat partisipasi masyarakat semakin meningkat, sehingga terbentuk perlindungan kolektif yang mampu menekan risiko penularan campak secara signifikan. Pemerintah daerah juga terus mengimbau orang tua untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal yang dianjurkan.
Posting Komentar untuk "Antisipasi Dini, Bekasi Gencarkan CUC Campak hingga April 2026"