DPRD Apresiasi One Day English, Kota Bekasi Perkuat Citra Kota Internasional

 

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, saat ditemui di kantor DPRD Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur, Senin (19/1/2026). (TribunBekasi/RendyRutamaPutra). 

KOTA BEKASI - Program One Day English yang mulai diterapkan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi mendapat perhatian dari DPRD Kota Bekasi. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah inovatif untuk mendorong peningkatan kemampuan komunikasi ASN, terutama dalam mendukung visi Bekasi sebagai kota internasional.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, menilai penggunaan bahasa Inggris di kalangan ASN bisa menjadi momentum penting untuk membangun budaya komunikasi yang lebih adaptif dan kompetitif. Menurutnya, kebijakan ini juga berpotensi membuka peluang lebih besar bagi Kota Bekasi dalam menarik minat investor asing.

Meski begitu, Wildan mengingatkan bahwa implementasi program tersebut tidak bisa dijalankan secara tergesa-gesa. Ia menilai kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar kebijakan ini benar-benar berjalan efektif di lapangan. Tidak semua ASN, katanya, memiliki tingkat kemampuan bahasa Inggris yang sama sehingga diperlukan pendekatan yang realistis dan terukur.

Ia juga menegaskan agar program One Day English tidak berhenti sebagai seremonial belaka. Tanpa kesiapan yang matang, kebijakan itu dikhawatirkan hanya menjadi gimmick dan tidak memberi dampak signifikan terhadap kualitas pelayanan maupun tata komunikasi birokrasi.

Lebih jauh, politikus asal PKB itu mendorong agar penerapan konsep serupa tidak hanya terbatas di lingkungan ASN. Ia menilai sektor pendidikan juga perlu dilibatkan agar kebiasaan berbahasa Inggris dapat dibangun sejak dini dan memberi pengaruh jangka panjang bagi peningkatan daya saing generasi muda di Kota Bekasi.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa program One Day English merupakan bagian dari upaya mendorong perubahan kultur kerja di lingkungan ASN agar lebih adaptif terhadap kebutuhan global. 

Ia menyebut, pembiasaan penggunaan bahasa Inggris diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan individu ASN, tetapi juga memperkuat pelayanan publik, terutama dalam menghadapi interaksi dengan pihak luar, termasuk investor dan mitra internasional.

Tri juga menambahkan bahwa Pemkot Bekasi akan melakukan evaluasi dan penyesuaian secara bertahap agar program ini berjalan efektif dan tidak membebani ASN yang masih dalam tahap adaptasi.


Posting Komentar untuk "DPRD Apresiasi One Day English, Kota Bekasi Perkuat Citra Kota Internasional"