DWP BRIN Retna Widayati: Profesionalisme Terbangun dari Kompetensi dan Karakter
DEPOK – Profesionalisme menjadi salah satu kunci penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan mampu menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang. Namun, profesionalisme tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, melainkan juga karakter yang dimiliki setiap individu.
Hal tersebut disampaikan Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Retna Widayati, saat memberikan materi dalam kegiatan pengembangan SDM yang berlangsung di Sawangan, Depok, Kamis (18/6/2026).
Dalam kegiatan yang diikuti seluruh karyawan tersebut, Retna membagikan pengalaman dan wawasan yang diperolehnya selama berkarier di berbagai perusahaan multinasional. Ia menekankan pentingnya membangun keseimbangan antara kompetensi dan karakter sebagai fondasi profesionalisme.
Menurut Retna, profesionalisme bukanlah hasil penjumlahan antara kompetensi dan karakter, melainkan hasil perkalian keduanya.
“Profesionalisme adalah kompetensi dikali karakter. Bukan ditambah. Karena jika salah satu bernilai nol, maka hasil akhirnya juga nol,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kompetensi mencakup berbagai aspek seperti pengetahuan, keterampilan, kemampuan teknis, standar kerja, komitmen, integritas, serta pencapaian target kinerja atau Key Performance Indicator (KPI). Namun, seluruh kemampuan tersebut tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak didukung karakter yang baik.
Sebaliknya, karakter yang kuat juga harus dibarengi kompetensi yang memadai agar seseorang mampu memberikan kontribusi terbaik dalam pekerjaannya.
Retna menilai, integritas, disiplin, tanggung jawab, dan etika kerja merupakan bagian penting dari karakter yang harus dimiliki setiap profesional. Karakter tersebut akan menentukan bagaimana seseorang menggunakan kemampuan dan pengetahuan yang dimilikinya.
Selain membahas profesionalisme, Retna juga menyoroti pentingnya membangun kepercayaan atau trust di lingkungan kerja. Menurutnya, profesionalisme yang diterapkan secara konsisten akan melahirkan kepercayaan dari rekan kerja, pimpinan, maupun mitra organisasi.
Kepercayaan tersebut kemudian menjadi fondasi terciptanya kolaborasi yang efektif. Ketika kolaborasi berjalan baik, organisasi akan lebih mudah tumbuh, berkembang, dan mencapai tujuan bersama.
“Dari profesionalisme lahir trust. Dari trust lahir kolaborasi. Dan dari kolaborasi akan tercipta pertumbuhan,” katanya.
Materi yang disampaikan mendapat perhatian peserta karena dinilai relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern yang tidak hanya menuntut kompetensi tinggi, tetapi juga karakter yang kuat. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu terus mengembangkan diri agar menjadi pribadi yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Posting Komentar untuk "DWP BRIN Retna Widayati: Profesionalisme Terbangun dari Kompetensi dan Karakter"